Cara Membuat Lemang

Minggu, Januari 01, 2017 23 Comments A+ a-


Tahukah kamu makanan khas Indonesia terbuat dari beras ketan yang dibakar menggunakan bambu? Inilah yang disebut dengan Lemang. Makanan yang hanya ada pada perayaan atau hari-hari tertentu saja.

Lemang yang sedang dimasak menggunakan api di atas palanta

Lemang biasanya dibuat pada menjelang bulan ramadan, hari lebaran, perayaan tahun baru, atau di kampungku biasanya pada saat panen padi. Warga membuat lemang, sebagai tanda keberhasilan atas pertanian mereka. Jadi bagaimana sih cara membuat lemang ini?

Biasanya dalam membuat lemang dibutuhkan beberapa orang, karena selain prosesnya yang lama, step by stepnya cukup banyak. Tak jarang biasanya para warga di kampungku membuat lemang dengan mengajak beberapa tetangga yang kemudian dibuat secara beramai-ramai.

Step pertama yang harus dipersiapkan ialah Bambu, atau dalam bahasa Aneuk Jamee disebut dengan buluah.  Bambunya bukan sembarang bambu, tapi bambu yang digunakan khusus untuk membuat lemang. Kami biasanya menyebutnya dengan buluah lamang.

Buluah lamang/ bambu yang digunakan untuk cetakan lemang

Bambu itu kemudian dilapisi dengan daun pisang, supaya ketannya nanti setelah masak tidak lengket dengan bambunya. Jadi ketika ingin membelah lemang, ada daun pisang sebagai alasnya. Upsss., lupa, daun pisangnya di jemur dulu ya, sebelum dimasukkan ke dalam bambu, ini memudahkan kita supaya daun pisangnya tidak robek saat dimasukkan ke dalam bambu.

Daun pisangnya digulung dengan bantuan pelepahnya untuk dimasukkan ke dalam bambu

Selagi bambunya dipersiapkan, ketannya dicuci dan ditiriskan airnya sampai ketannya tidak basah lagi. Kemudian ketan tersebut diiriskan bawang merah sebagai pewangi lemang.

Bawang merah yang diiris-iris kemudian dicampur dengan beras ketan

Kemudian beras tersebut dimasukkan ke dalam bambu. Setelah itu ditambahkan santan kelapa kental ke dalam bambu, sampai berasnya terendam di dalam bambu. Oia, santannya tidak boleh encer ya, santan ini juga ditambahkan garam secukupnya, untuk memberikan rasa pada lemang.

Beras ketan yang dimasukkan ke dalam bambu
Tuangkan santannya ke dalam bambu

Selagi lemangnya dibuat santan, tempat pengasapannya dipersiapkan terus. Biasnya menggunakan dua besi yang ditancapkan ke tanah, kemudian dihubungkan dengan besi yang lain. Alat ini kalau dalam bahasa  Aneuk Jamee  disebut dengan palanta. Di bawahnya ada kayu yang di bakar untuk membakar Lemang.

Lemang yang sudah diisi santan, kemudian diatur berderet di atas palanta. Lemang-lemang tersebut dimasak sekitar  6 jam, sampai lemangnya kering terlihat dari bambunya yang berubah warna, dan kulitnya menciut.

Lemangnya dibanjarkan lurus seperti saf shalat ya!

Selama pembakaran lemang ini, apinya tidak boleh kecil. Kita harus menjaganya, dan terus menambahkan kayu bakar ketika kayunya sudah habis. Bisa dibayangkan bagaimana prosesnya, bisa-bisa gosong kita berada selama 6 jam didekat api unggun tersebut. Makanya dibutuhkan banyak orang dalam proses memasak lemang ini!

Alat dan bahan membuat Lemang.

1.       Bambu/ bulauh lamang
2.       Daun pisang
3.       Beras ketan 1 are/bambu
4.       Dua buah kelapa dengan santan 1 ½ L
5.       Bawang merah secukupnya
6.       Garam secukupnya

Selamat mencoba membuat lemang :D 

23 comments

Write comments
M.iqbal
AUTHOR
01 Januari, 2017 04:39 delete

lemang memang tak ada tandingannya apalagi dimakan sama durian.

Reply
avatar
01 Januari, 2017 16:24 delete

Benar banget bal.., kami kan lagi musim durian ne! :D

Reply
avatar
Lucky Caesar
AUTHOR
01 Januari, 2017 16:42 delete

Yummy sepertinyaaa. . Aku belum pernah makan lemang 😢

Reply
avatar
ira duniabiza
AUTHOR
01 Januari, 2017 16:58 delete

Wuaaaa bikinnya harus telaten banget ya mba.. yang isi pisang kayaknya lebih enak. Kalau kangen lemang biasanya nyari ke pasar senen. Bulan ramadhan banyak yg jual. Hihi..

Reply
avatar
01 Januari, 2017 20:46 delete

Aku suka lemang! Enak banget ya Mbak. Apalagi dimakan pas masih anget-anget gitu. Lemang pisang juga enak. Duh nyam nyaaam! Dulu nenekku sering bikin lemang pas ada acara, makin ke sini makin jarang, lemangnya diganti sama brownies cs. Abis masak lemang ini ribet yak, sepadan sih tapi sama rasanya yang sedaaapp.

Reply
avatar
01 Januari, 2017 21:09 delete

Yuk., ke tempatku mbak di Aceh Selatan, Mbak bisa makan lemang sepuasnya, tapi perginya menjelang lebaran atau bulan Ramadan., :D

Reply
avatar
01 Januari, 2017 21:11 delete

Iya.., emang harus telaten banget mbak, terutama yang berdiri untuk jaga apinya!

Reply
avatar
02 Januari, 2017 03:10 delete

iya.., ini makanan traditional banget. Di kampung ku lemang wajib ada saat perayaan besar seperti lebaran dan ramadan!Klu mau lemang kemari aja mbak! :)

Reply
avatar
02 Januari, 2017 17:55 delete

Aku belum pernah makan lemang mba pengen nyicip jadinya karena klo bikin keknya rempong banget hahaha...

Reply
avatar
02 Januari, 2017 19:54 delete

Wow lamang tapai favorit saya :D Lamang ini emang enak banget sih :D

Reply
avatar
Unknown
AUTHOR
02 Januari, 2017 23:41 delete

hasilnya kok sama kayak lemper ya ,, namun dari segi rasa saya yakin paling enak karena kalau di masak pake bahan tradisional berasa gimana gitu ada sari2 wanginya,,,hahah

Reply
avatar
03 Januari, 2017 19:14 delete

Harus coba tu mbak makanan traditional, rasanya maknyus..,! Memang sih bikinnya rempong banget, tapi sebanding deh dengan rasanya!

Reply
avatar
Yurmawita
AUTHOR
04 Januari, 2017 17:45 delete

lemang makanan asli daerahku juga mba, Bengkulu

Reply
avatar
06 Januari, 2017 19:01 delete

Lemang dan tapai dua makanan yang berbeda mbak! ;D, Kalau makannya bisa disatukan dalam 1 piring :D

Reply
avatar
06 Januari, 2017 19:02 delete

Iya.., maknyus banget rasanya.,! Khas banget Indonesia dan ala kampungnya :D

Reply
avatar
06 Januari, 2017 19:03 delete

Berarti kita sama dong mbak., tosss! :D

Reply
avatar
17 Januari, 2017 16:57 delete

duhh...enakk banget kayanya...saya pengen nyoba lemang..samapi sekarang belum terwujud nihh ..hhhe

Reply
avatar
18 Januari, 2017 17:23 delete

Ayuk ke tempat aku, apalagi kalau lebaran, setiap rumah pasti akan disuguhkan Lemang kepada tamu2nya. :D

Reply
avatar
Unknown
AUTHOR
22 Januari, 2017 03:46 delete

Lemang kalo di Jambi dimakan bareng durian.. Jadi kalo musim durian pasti musim lemang juga.. Tapi aku belum pernah nyoba makan lemang bareng durian. Bdw lemangnya itu memang teksturnya agak keras ya mbak? Kayak belum matang gitu. Aku pertama kali nyoba lemang dapet yang gitu.. Dan aku jadi gak doyan..

Reply
avatar
20 Maret, 2017 19:46 delete

Nggak tu Mbak, mungkin itu apinya kurang bagus, sehingga masaknya nggak sempurna. Lemang yang masaknya bagus itu, kenyal saat kita makan, terus ada gurih2nya gitu karena pembuatannya ditaruk pati santan kelapa. Coba deh mbak ke tempatku, pasti pengen nambah lagi makan lemangnya hehehe

Reply
avatar
Amir Hassan
AUTHOR
20 Juni, 2017 23:18 delete

Salam Mbak Yelli. Dimalaysia juga dimasa lebaran dijamukan lemang. Ianya dimakan dengan rendang daging sapi atau rendang daging ayam. Memang enak Mbak. Malah sekarang ini warga Malaysia sedang sibuk mencari buluh dan daun pisang serta kelapa untuk persediaan membakar lemang ujung minggu ini

Reply
avatar
22 Juni, 2017 16:46 delete

Wah.., enak juga ya makannya sama rendang, kalau kami biasanya makan pakai tape. Kami juga lagi mempersiapkan untuk buat lemang ne, biasanya H-1 sebelum lebaran.

Reply
avatar
Unknown
AUTHOR
31 Maret, 2021 11:09 delete

Mbak Yelli, mohon izin ya sebagian naskah dan photo-photo saya kutip untuk pembuatan Skripsi atas nama DeniIndrawahyudi, Mahasiswa Fakultas Tehnik, Prodi Tehnik Mesin, Univ. Muhammaddiyah, Pekanbaru dengan judul skripsi "ANALISA KONSUMSI BAHAN BAKAR ALAT PEMASAK LEMANG ELEKTRIK KAPASITAS 5 KG". Trims ya, Sukses Selalu, Aamiin. Deni

Reply
avatar