Asyiknya Elevenia Berbagi Kesempatan, Wujudkan Hadiah Untuk Yang Tersayang

Berbagai Macam Hadiah Untuk Yang Tersayang, di sediakan oleh Elevenia 
Sumber Foto : www.elevenia.co.id
Saat aku mengetahui ada lomba blog Cerita Hepi Elevenia, aku langsung lompat-lompat kegirangan. Bahagia menyelimuti diri, sebab lombanya diminta untuk menulis cerita, aku kan sangat suka yang namanya menulis. Syaratnya adalah materi tulisannya diminta untuk menulis cerita tentang siapa orang yang kamu sayang serta disuruh jelaskan mengapa ?. Kalau mau memberikan hadiah, hadiah apa yang ingin kita berikan kepada orang tersayang tersebut.

Sontak aku senang banget, karena sejak lama aku ingin memberikan satu barang kepada orang yang tersayang bagiku, namun sampai sekarang barang tersebut belum juga bisa aku berikan. Hampir 5 tahun lamanya impian besar memberikan hadiah tersebut belum juga tercapai (masih berusaha terus untuk mewujudkannya).

Ketika mengetahui lomba blog cerita hepi ni, aku langsung mencari topik kategori barang yang tersedia di Elevenia, untuk diberikan kepada orang terkasih. Wah, ternyata barang yang aku maksud ada. Aku pun semakin semangat untuk mengikuti lomba ini, berharap tahun ini hadiah itu bisa aku berikan kepada orang yang tersayang.

Ibuku Tersayang
Bersama Umak (Ibu) Orang Yang Aku Sayang di Mesium Tsunami Kota Banda Aceh,
Sumber Foto : www.yellsaints.com
Saat ditanya siapa orang yang aku sayangi, tentu jawabanku ialah Ibu, kalau saya panggil Umak. Bukannya aku mengenyampingkan sayang kepada Ayah. Aku juga sayang kepada ayahku, tapi yang tersayang plus plus plus tetaplah ibu.
Rasulullah SAW saja menganjurkan untuk sayang kepada ibu, sampai 3 kali ketika ada sahabat yang bertanya : "siapa orang yang harus aku sayangi, ya Rasul", jawabnya tetap ibu. 

“Ibumu, Ibumu, Ibumu” baru yang keempat kalinya “Ayahmu”.

Dari kecil, yang aku kenal dekat ialah ibu. Dia guru terbaik bagiku, sahabat yang setia menemaniku. Aku ingat dulu setiap kali dia menyisir rambutku, pasti ada cerita atau lagu anak-anak yang disampaikan kepadaku.

Dulu, aku malas banget kalau disisir rambut, apalagi rambutku panjang banget. Jadi, waktu disisir atau diikat, sakit banget karena ditarik-tarik. Aku hanya mau disisir rambut kalau disisirnya oleh ibu, karena ibu selalu menyisir rambutku dengan lembut dan sambil menyanyikan lagu atau diiringi dengan  bercerita.

Jadi, rambutku selalu nampak rapi dan dipenuhi oleh berbagai macam accessories kepala seperti bando dan jepitan yang tersedia juga di Elevenia, sehingga membuat teman-temanku tertarik dengan gaya model rambutku.

Kenapa Aku Sayang Kepada Ibu ?

Karena ibu sangat menyayangiku. Itulah jawabannya.

Pernahkah kamu melemparkan bola ke dinding? Pastinya bola itu akan memantul kembali kepada kamu kan! Atau pernahkah kamu mencoba membelah air? Tentu air tersebut akan menyatu kembali.

Itulah yang disebut Hukum Horizontal. Atau juga seperti hukum Newton I, setiap ada aksi pasti ada reaksi. Hehehe.... Ingat juga aku pelajaran Fisika saat Sekolah di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Unggul Tapaktuan dulu.

Kembali ke topik tulisan, setiap ibu pasti menyayangi anaknya ya!. Begitu juga dengan ibuku yang sangat sayang kepadaku, bahkan sering kali ibu mengetahui isi hatiku tanpa harus mengungkapkan kepadanya. 

Ibu sangat tahu keadaan dan kondisiku, sehingga aku tidak bisa berbohong sedikit pun kepadanya, karena pasti ketahuan deh, jika aku sedang menyembunyikan sesuatu kepadanya. Jadi Ibu adalah segalanya bagiku dan tempat terbaik bagiku untuk menyampaikan rasa suka maupun duka.

Hadiah untuk Ibu Tersayang

Ibuku itu adalah seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) yang sangat menyanyangi suami dan anak-anaknya. Walaupun IRT, dia super sibuk bahkan lebih sibuk dari berbagai profesi lainnya. Biasanya ibu bangun satu jam sebelum subuh, kemudian langsung mengambil baju-baju kami yang kotor untuk dicucinya.

Bayangkan coba jam 4 subuh itu kan airnya dingin sekali. Apalagi rumah kami itu dekat dengan gunung, yang sumber mata airnya langsung dari tanah pergunungan. Burrr.... dingin banget, aku saja mandi pagi kadang malas, kalau hari libur emang nggak mandi, upsss ketahuan deh aku ngk mandi ketika kecil dulu.. hehe.

Setelah mencuci, ibu langsung mandi dan shalat subuh. Kemudian ibu menyiapkan sarapan pagi untuk kami semua. Setelah makanan tersedia di atas meja, ibu baru membawa kain cuciannya ke telaga di depan rumah untuk dibilas.

Ibuku yang sedang mencuci sekaligus membilasnya di telaga mata air,
Sumber Foto : www.yellsaints.com
Ibu sengaja membawa ke telaga supaya menghemat air, karena kalau dibilas dirumah pasti boros airnya. sebab banyak juga cucian ibu, baju ayah, ibu, kakak, abang dan dua keponakanku serta kadang-kadang bajuku saat aku pulang kampung.

Ketika aku pulang ke kampung, aku biasanya membantu ibu untuk membilas pakaian di telaga tersebut. Aku pikir mudah untuk mengerjakannya, waduh !! badanku pegal-pegal harus mengangkat pakaian tersebut dan membawanya ke atas rumah untuk di jemur. 

Tapi ibu tidak pernah mengeluh capek atau pegal. Sungguh ibuku luar biasa, aku sangat menyayanginya.

Sejak tahun 2012 lalu, aku bercita-cita ingin membelikan mesin cuci buat ibu. Aku hadiahkan tepat di Hari Ibu Tanggal 22 Desember. Meskipun setiap hari ibu aku memberikan hadiah kepada ibu, tapi hadiah utama berupa Mesin Cuci belum terkabulkan untuk dapat aku berikan kepadanya.

Aku Sedang Mencari Jenis-Jenis Hadiah Mesin Cuci di Elevenia,
Sumber Foto : www.yellsaints.com


Aku Sedang Bermimpi Semoga Hadiah Mesin Cuci Bisa Kuberikan Untuk Ibu
Sumber Foto : www.yellsaints.com

Aku berharap tahun ini impian itu bisa terwujud. Aku sudah mengspesifikan hadiah tersebut, dengan mencari jenis mesin cuci yang ingin aku berikan kepada Ibu di Elevenia. Pilihanku jatuh ke Panasonic NA-F70B5 Mesin Cuci Top Loading 7 Kg- Putih.
Fitur Aqua spin Rinse-nya bisa mengurangi pemborosan air dan energi listriknya, sehingga lebih hemat penggunaannya. Jadi Ibuku nggak berat nanti bayar tagihan listriknya.

Mesin Cuci Tabung Panasonic NA-F70B5, juga barang baru yang ada garansi resmi Panasonic selama 1 tahun. Fuzzy logic washing system, tempered glass, 8 program, 4 water level and electronic water level switch, child lock, SNI Certified, dimensi : 530x550x920mm

Ibuku pasti senang kalau aku kasih mesin cuci itu dan tentunya bisa mengurangi pekerjaan ibu. Jadi, ibu bisa mengerjakan hal lainnya seperti menjahit Sulam Benang Emas, merajut dan ibu tidak perlu lagi bangun subuh buta untuk mencuci.

Semoga impianku untuk menghadiahkan ibu dengan sebuah mesin cuci bisa terwujud. Meskipun nantinya aku bukan salah satu pemenang dari lomba blog ini, semoga ada cara lain. Sehingga aku bisa menghadiahkan mesin cuci buat ibu di tahun ini.

Terima kasih Elevenia yang telah memfasilitasi banyak orang untuk mewujudkan hadiah buat orang tersayangnya.

Tulisan ini diikut serta dalam #LombaBlogCeritaHepi-Elevenia 


SHARE

About Yelli Sustarina

Blogger Aceh - Suka Traveling - PeramuKata di perawattraveler - Aktif di Komunitas I Love Songket Aceh dan Griya Schizofren Aceh - biru warna favoritnya - "membaca untuk tahu, menulis abadikan bacaanmu".

    Blogger Comment
    Facebook Comment

10 komentar:

  1. Cerita yang menggugah Yel, ibu memang cerita yang selalu hidup!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih bang. Iya, kalau udah cerita tentang ibu, pasti ngalir banget nulisnya.

      Hapus
  2. Balasan
    1. Semoga menjadi metuah buat orang tua.

      Hapus
  3. Balasan
    1. Amin, semoga terwujud tahun ini.

      Hapus
  4. Semoga ada kabar baik untuk ibu tercinta ya mba

    BalasHapus
    Balasan
    1. Amin ya Allah, berharapnya juga begitu mba!

      Hapus
  5. Semoga terwujud ya mba hadiah untuk ibunda tercinta^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Amin ya Allah, terima kasih atas doanya Mbak!

      Hapus

setiap komentar anda_ kebahagiaan bagi saya_ silahkan tulis komentar anda dibawah ini !