Lezatnya Gulai Cucut

Sabtu, Oktober 08, 2016 2 Comments A+ a-


Cucut...? Jenis makanan apa sih..,? pasti kamu bertanya-tanya makanan dari daerah mana? terbuat dari apa? rasanya bagaimana? sehingga namannya Cucut. Sebenarnya bukan nama makanannya Cucut, tapi cara makannya dengan cara mencucut (Jamenes), maksudnya menyedot dengan mulut sehingga mengeluarkan bunyi Cut, cut, cut, cut, gitulah pokoknya!

Bu Nur seru banget makan Chuee nya.,!

Makanan yang dimaksud ialah jenis siput air tawar yang mempunyai nama latin Fanus Ater, atau istilah internasionalnya Brackish Snail (wah.., keren namanya ya.,!). Di Aceh juga tak kalah keren namanya, disebut dengan Chuèe (ala-ala Korea gitu). Nah kalau kami Jamenes (Suku Aneuk Jamee) menyebutnya dengan Langkitang (kayak bahasa China pula ya!), sama kayak Orang Minang menyebutnya. 
 
Ini bentuk hewannya!
Namun apapun namanya, cara makannya tetap sama. Percaya deh, tidak ada satupun manusia yang tidak menegluarkan bunyi saat makan untuk mengeluarkan isi dalam hewan ini. Miss Universe sekalipun yang telah belajar table manner saat makan, pasti juga mengelurkan bunyi yang seksi. Cut., cut, cut, cut serulah pokoknya.

Siput yang biasa terdapat di air payau, danau, atau pun muara sungai ini sangat lezat digulai dengan jenis makanan sayur-sayuran gitu. Kalau di Aceh, siput ini biasanya dimasukkan dalam Gulai Pliek (makanan khas Aceh). Sedangkan kami Jamenes biasanya dimasak dengan menggunakan batang talas (Coocasia Esculenta).

Gulai Talas campur Langkitang
Gulai pliek atau pun gulai talas mempunyai rasa lezat dan keunikan tersendiri, dipadukan dengan Chuèe atau Langkitang yang mempunyai tekstur kenyal dan lembut, membuat kita kepengen nambah, nambah, nambah dan nambah lagi. Apalagi masakan orang Aceh sangat terkenal dengan pedas, asam dan tentunya eeeeeuunak baaget. Pas banget bagi kamu pencinta kuliner Nusantara.

Untuk mengetahui rasa enaknya gimana, kamu harus bisa mengeluarkan isi dalam siput itu dengan cara mencucutnya, upss.., maksudnya menyedotnya dengan mulut. Karena dengan cara itulah satu-stunya bisa mengeluarkan isi dalam siput itu, walaupun mulutmu terlihat monyong dikit saat mencucutnya, tapi disitulah letak keseruannya. Penasarankan bagaimana sensainya? Makanya ke Aceh dong! 

Sebelum dimasak, siput ini terlebih dahulu direndam selama dua hari dua malam menggunakan air tawar, kemudian setelah itu dipotong ekornya. Fungsinya supaya nanti saat dimakan, mudah mengeluarkan isi dalamnya. Tapi kadang ada juga satu atau dua ekor siput yang ditemukan susah banget untuk dikeluarkan. Sampai-sampai bunyi Cucut nya kedengaran sampai ke rumah tetengga.

Kalau ada kejadian seperti itu, jangan khawatir Mas Bro. Sebagai orang yang sudah berpengalaman memakan gulai Cucut ini, aku tahu tipsnya. Caranya dengan mengganti posisi siputnya dengan mencucutnya terlebih dahulu pada bagian ekor, kemudian baru bagian matanya. Sedotnya langsung kuat sekali hentak ya! supaya isi dalamnya bisa semuanya tersedot.

Saat memakannya, matanya yang pipih, berbentuk lingkaran, dan keras dibuang, karena bisa tersedak kalau matanya juga kamu makan. Cukup isi dalamnya saja dimakan, untuk lebih enaknya kamu makannya pakai nasi, beserta kawanannya yang sudah dicampur di dalam gulai, baik itu dimasak dengan Pliek atau talas. Dua-duanya enak banget. 

Pengen tahu rasanya.,? Ayo ke Aceh dalam rangka destinasi wisata halal, karena makanan Aceh itu Enak dan pastinya dijamin halal.


2 comments

Write comments
09 Oktober, 2016 02:56 delete

Semangat terus mempromosi Aceh ke Dunia.. Aceh mendunia

Reply
avatar
Unknown
AUTHOR
09 Oktober, 2016 03:04 delete

Aceh lon sayang.. banyak makanan yang sangat nikmat.. aroma nya saja membuat nafsu makan bertamu.. tunggu apa lagi Ayo ke Aceh.. jelajahi panoramanya dan juga kuliner nya .. banyak sejarahnya juga banyak makanan halalnya

Reply
avatar