Meracik Buah Kuini Menjadi Sambal Udang


Sambal kuini pakai udang

Setiap musim buah kuini di kampungku Aceh Selatan, ibuku selalu mengolahnya menjadi sambal udang. Saat musim buah kuini, biasanya kami pulang ke Kluet Selatan yang merupakan kampung ayahku. 

Di sana batang kuini masih banyak tumbuh dengan subur dan pada saat musim kuini harganya cukup murah. Satu kilonya hanya sekitar Rp2.000, bahkan kalau kita mau menolong pemilik batang kuini mengumpulkan buah kuini yang jatuh, kita tidak perlu lagi harus membayar harga buah kuini tersebut. Tinggal makan sepuasnya yang kita mau. 

Sangking banyaknya buah kuini, orang-orang di kampungku sering mengolahnya menjadi sambal buah kuini yang kemudian diracik dengan udang. Berikut cara meraciknya menjadi sambal udang. 

Bahan utama: 

1. Daging buah kuini 




2. Udang 

3. Kelapa parut ambil santannya 

Bumbu halus: 

1. Bawang merah 

2. Kunyit 

3. Jahe secukupnya 

4. Asam sunti (belimbing yang sudah di pregmentasi) secukupnya 

5. Cabe merah 

6. Kelapa parut 

Bahan sayuran 

1. Daun tapak leman 

2. Serai 

3. Daun jeruk nipis 

4. Cabe hijau 

5. Terung rimbang 



Cara meraciknya : 

1. Kupas buah kuini, cuci bersih menggunakan air mineral lalu potong kecil-kecil. 

2. Remas buah kuini dengan tangan hingga halus. 


3. Pesing udang dan cuci hingga bersih 

4. Masukkan udang ke dalam kuali 

5. Masukkan bumbu halus ke dalam kuali 

6. Masukkan bahan sayuran ke dalam kuali 



7. Aduk semua bahan hingga rata. 



8. Remas kelapa parut dan masukkan santannya ke dalam kuali sampai semua bahan terendam santan. 



9. Masak hingga matang sampai air santan berkurang. Kira-kira sekitar 40 menit. 



10. Makanan siap untuk dihidangkan. 


Nah, itulah racikan buah kuini sambal udang versi warga barat selatan Aceh. Makanan ini hanya ada saat musim buah kuini karena buah kuini di Aceh Selatan sedang berlimpah ruah. Jadi, masyarakatnya pun berinisiatif untuk mengolahnya menjadi sambal untuk menu makanan sehari-hari. 



Bila ingin lebih nikmat, sambal ini biasanya dilalap menggunakan daun pepaya muda dan sangat lezat dimakan bersama nasi putih panas. 

Tertarik untuk meraciknya? Silakan coba dan rasakan kelezatannya.


SHARE

About Yelli Sustarina

Blogger Aceh - Suka Traveling - PeramuKata di perawattraveler - Aktif di Komunitas I Love Songket Aceh dan Griya Schizofren Aceh - biru warna favoritnya - "membaca untuk tahu, menulis abadikan bacaanmu".

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar

setiap komentar anda_ kebahagiaan bagi saya_ silahkan tulis komentar anda dibawah ini !