Makhluk Apaan Sih GenPi?


Meminjam bahasanya Pak Don Kardono selaku Staf Khusus Mentri Pariwisata Bidang Komunikasi, aku akan membahas makhluk yang satu ini. Kayaknya akhir-akhir ini pada heboh dengan sekolompok makhluk yang menamai diri sebagai Generasi Pesona Indonesia (GenPi).

Sebenarnya ini lanjutan ceritaku yang di episode pertama tentang Mendadak Hadiri GenPi SUMSEL.

Di cerita episode ke dua ini, aku akan membahas tentang makhluk yang super ribut di media sosial ini. Ributnya bukan dalam hal negatif ya, seperti Aw Karin atau para hacker, atau netizen yang menyebarkan berita Hoak.

Kalau diibaratkan dalam kisah dongeng, mereka itu peri jahatnya, dan makhluk GenPi peri baiknya. Atau kalau di sinetron bawang putih bawang merah, kita ini bawang putih, dan mereka bawang merahnya. Uhhh.., kebanyakan nonton sinetron lu Yel!

Ok.., ok.., ok.., aku akan membahas makhluk GenPi yang disebut sebagai peri baik ini. Mungkin kita sudah lumrah permainan di dunia maya, yang mengatasnamakan ini, dan itu, mengabarkan kejadian begini, dan begitu. Entah itu fakta, drama, atau bahkan fitnah, bisa menjadi viral seketika mengalahkan isu-isu lainya.

Inilah media sosial, ibarat mata pisau yang dapat melukai atau menjadi penolong bagi banyak orang, jika dimanfaatkan dengan baik.

Bersama para Laskar Digital GenPi Sumsel di Kampung Arab Al-Munawarah

Untuk membatasi berita-berita Hoak yang disebarkan oleh peri jahat, yang hanya merusak citra Indonesia di mata dunia, maka dipersiapkanlah peri baik. Inilah mereka para relawan Generasi Pesona Indonesia atau yang disingkat dengan GenPi

Genpi adalah sebuah komunitas yang dibentuk oleh Kementrian Pariwisata
(Kemenpar) Republik Indonesia (RI), yang bertujuan untuk mempositifkan Indonesia
melalui promosi wisata “go digital” sebagai salah satu strategi
pemasaran pariwisata Indonesia”

Mereka adalah relawan dari netizen medsos (Bloggers, Vloggers, Youtubers, Selebgram, dan aktivis medsos yang tertarik dengan isu pariwisata, budaya, dan alam Indonesia.

Heboh di Medsos dan sering TTI

Ingat ceritaku sabtu lalu terkait mendadak mengikuti pemebentukan GenPi Sumsel? Ya., kebarangkatan ku waktu itu untuk menyaksikan pendeglarasian laskar digital di Palembang, Sumatra Selatan.

Sebelumnya teman-temanku juga menghadiri pembentukan GenPi di Jawa Tengah, Maluku, Sumatra Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Dan kali ini giliranku yang menghadiri pembentukan GenPi Sumsel.

Jumpa dengan GenPi daerah lainnya

Wah., aku excited banget bertemu para peri baik dari Pelembang ini, apalagi saat menerima kata sambutan semangat dari Ibu Irene Camely Sinaga (Kepala Dinas Pariwisata Sumatra Selatan).

Tidak ada yang mempromosikan Sumsel jika tidak ada komunitas, maka dari itu kami sengaja mengirimkan anak muda kami untuk belajar media sosial ke Aceh. yang pada akhirnya terbentuklah para generasi muda yang menyampaikan berita positif tentang sumsel”.

Perjuangan Ibu cantik ini ternyata berbuah hasil, beliau tidak segan-segan mengucurkan dana, semangat, dan tenaganya untuk terbentuknya komunitas GenPi Sumsel.

Lewat perjuangannya yang berani meminta kepada Kemenpar RI untuk dibentuknya komunitas digital di Palembang, akhirnya Genpi Sumsel diperhitungan dalam kampanye wisata Pesona Indonesia.

Salah satu pembuktiannya mereka berhasil membentuk desa wisata yaitu kampung Al-Munawarah, atau yang disebut Kampung Arab. Dan menjadi trending topic saat itu, yang banyak diperbincangkan di media sosial. Padahal mereka belum dideglarasikan sebagai GenPi Sumsel. Selamat ya, buat kalian!

Bu Irene & Pak Don Kardono bersama para GenPi 
mengunjungi destinasi wisata kampung Arab.

Barulah sebulan setelah itu, GenPi Sumsel dideglarasikan secara simbolis oleh Kemenpar RI dengan menghadirkan beberapa staf deputi dari Kemanpar RI, dan juga mengundang GenPi daerah lain di Ballroom Hotel Arista Palembang.

Itulah kerjaan GenPi yang membuat heboh dunia maya, dan berusaha membuat TTI untuk mengalahkan berita nyeleneh, dan hoak.

GenPi daerah lain juga melakukan hal demikian seperti #GenPiJateng menjadi #TT1 di Indonesia saat pembentukan GenPi Jawa Tengah (Jateng) di Semarang, Kemudian sebulan kemudian kembali TT1 dengan hestek #GenPiSukaKuliner.

Begitu juga di Aceh yang berhasil meng-viralkan #sailsabang2017, dan menjadi TT1, walaupun sebenarnya Sail Sabang ini diselengarakan akhir tahun, tapi sudah heboh duluan di medsos. 

Tujuannya apa? Tentunya menarik wisatawan datang ke Aceh menyaksikan Pesona Indonesia di ujung paling barat Indonesia ini.

Kehebohan kembali terjadi di TTI dengan hestek #GenPiSumsel saat pembentukan genpi sumsel di Palembang. Hari itu berita di blog, instagram, twitter dan facebook kembali diramaikan oleh makhluk GenPi dari seluruh Indonesia, yang menyebarluaskan tentang pariwisata daerah masing-masing.

Inilah bukti bahwa makhluk GenPi ini sangat memberikan sumbangsih yang berharga bagi pariwisata di Indonesia. Makanya Kemenpar sangat optimis dengan membentuk komunitas go digital  ini.

Tak tanggung-tanggung relawan GenPi ini di service oleh Kemenpar RI, dan diberikan fasilitas yang layak. Setiap pembentukan GenPi baru, perwakilan GenPi dari setiap daerah lain juga diundang, dan diberikan pelayanan premium.

Asyiknya Jadi Makhluk Genpi

Aku aja waktu ke Palembang menggunakan pesawat Garuda Indonesia, diberi penginapan hotel bintang lima lagi, di Arista Hotel Palembang (Akan menyusul tulisannya nanti).

Garuda wak.., dalam hatiku bersyukur banget bisa menaiki transportasi yang bergensi ini. Baru saja sebulan lalu aku main-main ke Bandara, dan berdoa disana;

Ya Allah, kapan ya aku bisa naik pesawat lagi setelah dua tahun lalu merasakannya, kalau bisa Garuda Indonesia ya Allah”.

Akhirnya doaku terkabul, terima kasih ya Allah.
Generasi Pesona Indonesia luar bias, aku bisa naik Garuda Indonesia

Allhamdulillah doaku langsung dikabulkan, dan aku berangkat menggunakan maskapai penerbangan termewah di Indonesia ini.

Pas waktu pulangnya eh.., dapat ole-ole khas Palembang (Pempek) dari DisBudParnya, dan uang saku dari Kemenpar RI. Enak bangetkan jadi makhluk GenPi. Hehehehe LOL

Itu sih poin lebihnya menjadi bagian makhluk GenPi. Bukan hanya aku, tapi sebelumnya juga sudah ada anggota GenPi yang mewakili ke daerah lain seperti pembentukan GenPi Maluku, Jawa Barat, Jawa Tengah, Sumatra Barat, dan pokoknya setiap pembentukan GenPi kita diundanglah.

Tentunya yang pergi juga gantian dong, supaya semua makhluk GenPi merasakan mewahnya fasilitas yang diberikan pemerintah. Dan saat tulisan ini ditulis, temanku dari GenPi Aceh (Kak Wanti) juga sedang dalam perjalanan menuju Batam, untuk menghadiri pembentukan GenPi KepRi (Kepulauan Riau). 

Semoga TT1 besok lagi ya! Semangat untuk GenPi KepRi, asyekkkkk, tambah pasukan lagi kita.

Aktivitas Makhluk GenPi di Medsos Apa?

Selain mempopulerkan pariwisata di media online, kita juga menyelaraskan kegiatan yang diselengarakan pihak dinas pariwisata, dan kementrian pariwisata dengan menyesuaikan Calender of Event pariwisata yang telah dibuat.

Nah, setiap kegiatan itu, para peri baik dari Makhluk GenPi inilah yang berkerjasama, alias kroyokan untuk membuat event tersebut menjadi trending topik. Sebelumnya kita menyepakati dulu hestek yang mana yang akan digunakan supaya seragam.

Nunduk semua nie, lagi ngejar target untuk TT1 #GenPiSumsel

Tentunya berita-berita yang nggak jelas itu mulai tersaingi ne oleh laskar digital GenPi. Untungngya makhluk yang tergabung di GenPi ini juga influencer yang mempunyai banyak follower.

Jadi terbantu bangetkan untuk mengajak pengikutnya menceritakan hal menarik tentang Indonesia, sehingga bisa menekan berita yang hoak dan tidak manfaat sama sekali.

Ketika semua orang membicarakan hal positif tentang Indonesia, maka mata dunia pun akan tertarik untuk melihat, dan mengunjungi bumi nusantara ini. Hal ini tentunya menjadi peluang besar untuk memajukan perekonomian Indonesia, yang dari dulu masih merangkak ini.
Ini dia Icon yang biasa digunakan untuk promosi wisata Indonesia

Menurut Pak Dan Kardono saat memaparkan persentasinya di acara pendeglarasian GenPi Sumsel kemarin, yang dikutip dari Travel & Toursm Competitive Report 2015, oleh World Economic Forum (WEF) di Asean, bahwa Indonesia berada pada peringkat ke 4 setelah Siangapura, Malaysia, dan Thailand.

Selain itu beliau juga menambahkan bahwa Indonesia melejit +8 point dari peringkat 50 menjadi 42 dari Travel and Tourism Competitiveness Index (TTCI) WEF.

Dan pada tahun berikutnya beliau optimis akan mendatangkan lebih banyak lagi wisatawan ke Indonesia, mengingat banyaknya event yang akan diselenggarakan kedepannya.

Misalnya event besar seperti Sail Sabang yang akan dilaksanakan Desember 2017 mendatang, dan Asian Gemes 2018 yang akan diselenggarakan di Palembang.

Untuk itu Kemenpar membuat srategi Top Three yaitu Go Digital, Home Stay Desa Wisata, dan Konektivitas Udara (Air Connectivity).

Untuk Go Digital Kemenpar semakin giat membentuk laskar digital untuk mengempanyekan pariwisata indonesia. Sedangkan untuk Homestay Desa Wisata ini, kemarin baru disinggung saat Rapat Koordnasi Nasional (Rakornas) di Jakarta tanggal 18 Mei kemarin.

Lagi, dan lagi keterlibatan makhluk GenPi juga ikut disini dalam merencanakan startegi homestay yang nyaman dan friendly bagi wisatawan Indonesia. Dan kegiatan tersebut kembali menghebohkan dunia maya dengan TT1 #desawisata.

Nah., begitulah sekilas tentang makhluk GenPi ini, dan kegiatannya dalam meramaikan media sosial. Kitalah para peri baik, atau yang disebut laskar digital untuk mempostifkan Indonesia melalui Pesona Indonesia.

Tertarik menjadi bagian dari Makhluk GenPi?
SHARE

About Yelli Sustarina

Blogger Aceh - Suka Traveling - PeramuKata di perawattraveler - Aktif di Komunitas I Love Songket Aceh dan Griya Schizofren Aceh - biru warna favoritnya - "membaca untuk tahu, menulis abadikan bacaanmu".

    Blogger Comment
    Facebook Comment

2 komentar:

  1. Setelah baca ini saya jadi tertarik banget untuk gabung dengan GenPi.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Asalnya dari mana Mas? Karena GenPi akan dibentuk di 18 wilayah Indonesia

      Hapus

setiap komentar anda_ kebahagiaan bagi saya_ silahkan tulis komentar anda dibawah ini !