Minyeuk Pret Aceh Cikal Bakal Produk Parfum Kelas Dunia

Minyeuk Pret, Produk Unggulan Aceh.
Sumber Photo : www.yellsaints.com
Aceh kaya dengan berbagai macam tanaman, dan tumbuhan. Sebagiannya ada yang menjadi ciri khas tanaman Aceh seperti bunga jeumpa, seulanga/kenanga, melur, delima dan sebagainya. Begitu juga dengan tumbuhan lainnya seperti kopi, nilam, cengkeh, dan pala, yang merupakan hasil komoditi utama Aceh.

Terinspirasi dari berbagai bentuk tanaman yang hidup di Aceh, masyarakat Aceh pun menuangkan bentuk tersebut ke dalam kerajinan seperti songket, kasab, dan motif ornamen Rumah Aceh. 

Bentuk yang diadopsi dari berbagai macam tanaman ke motif kerajinan Aceh, menunjukkan bahwa masyarakat Aceh sangat dekat dengan Alam. Tidak hanya dalam bentuk kerajinan, masyarakat Aceh juga sering menggunakan tanaman sebagai obat dan pewangi.

Dulunya Almarhumah Nenekku selalu menyimpan hasil sulingan minyak nilam, cengkeh, dan pala yang digunakan untuk obat. Katanya untuk jaga-jaga kalau nantinya ada yang sakit, bisa digunakan minyak tersebut. Kadang nenek juga menggunakan minyak tersebut sebagai minyeuk pret (sebutan minyak wangi dalam Bahasa Aceh), yang sudah dicampur dengan beberapa bahan lainnya.

bunga yang digunakan untuk bahan Minyeuk Pret,
Sumber Photo : www.yellsaints.com
Wangi Nenek sangat Khas dan aku sangat hafal bau tubuhnya. Nenek juga sering meletakkan bunga melur, mawar atau seulanga disanggulnya sehingga terlihat cantik meskipun keriput di dahi dan kedua pelipis matanya sudah mulai nampak.

Bunga yang digunakan nenek disanggulnya mengeluarkan bau yang khas, aku sangat betah berlama-lama bersama nenek. Tidak masalah bagiku saat ibu menitipkanku di rumah Nenek seharian. 

Belajar Dari Tanaman

Di rumah nenek, aku bisa belajar banyak tentang berbagai macam tanaman, karena nenek sangat senang menanam bunga. Halamannya dipenuhi dengan berbagai macam bunga, yang membuat jari ini gatal untuk memetiknya. 

Nenek sangat menjaga dan merawat tanaman-tanamnnya itu, jadi ketika aku datang ke rumahnya, Nenek sudah memetiknya satu bunga untukku dan meletakkannya di telinga atau di ikatan rambutku supaya mengantisipasiku untuk tidak memetik bunganya yang lain. Meskipun kadang tanpa sepengetahuan nenek, aku memetik bunga lainnya. (Maafkan cucumu ini ya nenekku sayang!)

Bunga Kesukaanku - Bunga Melur,
Sumber Photo : www.yellsaints.com
Bunga favoritku ialah melur dan mawar. Aku sangat suka baunya, sayangnya kedua bunga ini tidak berbunga setiap saat. Jadi, setiap kali bunga itu mau mekar, aku menandainya supaya ketika mekar nantinya bunga itu untuku. Dan itu menjadi rebutan dengan sepupuku yang menginginkan bunga itu juga.

Kata Nenekku, bunga-bunga ini mempunyai wangi yang tahan lama, jadi bisa digunakan sebagai bahan dasar minyak pret. Apalagi bunga kenanga dan melur yang saat bunganya mekar, baunya semerbak mengaharumi setiap ruangan di rumah ini. Nenek juga berpesan kepada kami cucu-cucunya. 

“Jadilah seperti bunga yang memberi keharuman buat lingkunagan sekitarnya. Dimanapun kalian berada, dan bersama siapapun nanti kalian, tetaplah disenangi banyak orang”.

“Tapi ingat, bunga itu akan layu pada waktunya, dan akan gugur dari tangkainya. Jadi seberapa hebatpun kalian nantinya, dan dihargai serta disegani banyak orang, haruslah ingat bahwa itu sifatnya sementara. Kalian akan tua, dan akhirnya mati meninggalkan dunia ini. Jadi janganlah ada perasaan sombong di hati ini”. 

Minyeuk Pret dan Kekayaan Alam Aceh

Saat aku melihat satu produk minyak wangi dengan brand minyeuk pret, kenangan bersama nenek muncul di ingatanku. Aku sudah lama tidak mendengar kata itu. Yang sering ku sebut ialah kata parfum untuk istilah minyak wangi. Padahal dulu nenek selalu menggunakan kata minyeuk pret untuk menyebut minyak wangi.

Parfum Original Aceh - Wangi Coffee, Seulanga dan Meulu
Sumber Photo : www.minyeukpret.com
Kini dengan hadirnya produk minyak wangi asal Aceh dengan brand minyeuk pret, mengingatkan kita kembali dengan penggunaan kosa kata bahasa Aceh yang sudah lama tidak digunakan lagi. 

Produk ini didirikan oleh sekelompok anak muda yang mempunyai visi untuk mengangkat budaya, sejarah dan nilai-nilai Bangsa Aceh kepada Dunia melalui wewangian. Mereka ini hampir seumuran denganku, yang saat kecil-kecilnya dulu pasti sering mendengar kata minyeuk pret dari orang tua mereka.

Para pemuda/i Aceh yang mempunyai ide untuk usaha Minyeuk Pret,
Sumber Photo : www.minyeukpret.com
Jadi mungkin mereka ingin mengembalikan kata tersebut untuk mengingat masa lalu atau menampakkan identitas keacehannya. Itu sih menurut pemikiran ku, karena aku sangat rindu dengan suasana dulu orang Aceh yang bersahabat dengan alam dan menjadikan alam sebagai tempat untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka.

Minyeuk pret yang menggunakan bahan dasar minyak nilam terbaik dunia, telah mengeluarkan tiga produk pertama dengan varian bunga dan kopi khas Aceh. Varian bunga yang digunakan yaitu bunga meulu dan seulanga yang merupakan Bunga Khas Aceh.

Minyak nilam yang digunakan dalam pembuatan minyeuk pret, berasal dari minyak nilam Aceh berkualitas tinggi. Hal ini tentu akan menghemat biaya bahan baku, karena bahannya didapat dari daerah sendiri. Sehingga harga 30 ml minyeuk pret hanya sekitar Rp110.000. 

Minyak Nilam Aceh merupakan Bahan Baku Pembuat Parfum Dunia
Sumber Photo : www.pasierajaku.wordpress.com
Sangat jauh dibandingkan dengan harga parfum luar negeri yang sangat mahal. Namun kualitas minyeuk pret tetap sama dengan parfum kelas dunia. Parfum luar seperti dari Amerika, Perancis dan Jerman menggunakan bahan baku yang diekspor dari Indonesia, makanya harganya lebih mahal dibandingkan dengan Parfum Lokal.

Menurut Direktorat Jenderal Industri Kecil & Menengah Kementrian Perindustrian RI, ekspor Nilam Indonesia ke pasar dunia setiap tahunnya sebesar 700 -2000 ton, dengan nilai US$ 14 juta, hingga US$ 50 juta. Minyak nilam tersebut digunakan sebagai bahan baku dalam industri wangi-wangian (parfum) dan kosmetik. 

Minyak nilam tersebut banyak diambil dari Aceh, karena minyak nilam Aceh dikenal dunia sebagai minyak berkualitas tinggi. Meskipun ada minyak nilam dari Jawa dan Sumatera Utara, namun minyak nilam Aceh tetaplah yang terbaik.

Hal ini dikarenakan daerah tropis Indoneisa sebelah Utara Khatulistiwa, merupakan daerah terbaik untuk tanaman dengan famili Labiatea, yaitu kelompok tanaman yang mempunyai aroma seperti nilam. Jadi sangat bersyukur kita tinggal di bumi Aceh yang kaya dengan alamnya ini, karena cikal bakal Produk Parfum Dunia berasal dari Aceh.


Minyeuk Pret Produk Unggulan Aceh

Senangnya Bunga Kesukaanku ada tersedia dalam Minyeuk Pret
Sumber Photo : www.yellsaints.com

Aku sangat senang karena salah satu bunga kesukaanku ada tersedia dalam bentuk parfum. Bunga yang dulu kata nenekku bisa dibuat minyeuk pret, sekarang benar-benar ada dalam bentuk minyeuk pret dan namanya pun juga minyeuk pret.

Aku juga sangat mengapresiasi produk ini, karena telah berani melakukan inovasi dengan memadu padankan dengan alam Aceh. Dengan adanya konsep kearifan lokal ini, aku sangat yakin produk ini akan menjadi Produk Unggulan Aceh.


Keunggulan tersebut dapat dilihat dari :

1. Brand Asli Aceh

Minyeuk pret merupakan Parfum Original Aceh yang mengangkat konten-konten lokal seperti tanaman dan tumbuhan asal Aceh. Bahan bakunya berasal dari Alam Aceh.

2. Minyak Nilam Aceh

Seperti yang sudah dijelaskan di atas bahwa nilam Aceh merupakan minyak nilam dengan berkualitas tinggi dan merupakan bahan dasar pembuat parfum dan kosmetik di seluruh Dunia.

3. Tahan Lama

Parfum minyeuk pret termasuk katagori Eau De Parfum (EDP) yang memiliki ketahanan parfum yang kuat. Produk ini memiliki lebih dari 15% minyak esensi murni. Jadi tidak perlu khawatir dengan aktivitas keseharianmu, karena minyeuk pret bisa menghambat bau badan akibat keringat.

Tampilan minyeuk pret juga unik dan menarik. Sangat beda dengan parfum lainnya yang sering kita jumpai di pasaran. Packaging menggunakan kotak bewarna coklat persegi, yang digunakan untuk melindungi tabung minyeuk pret berbentuk klasik, namun tetap elegant. 

Melihat design seperti itu, mengingatkan parfum kakekku yang katanya berasal dari China. Terlepas dari itu, aku juga sangat suka dengan aroma parfumnya. Tiga varian aroma yang saat ini tersedia di minyeuk pret ialah meulu, seulanga dan kopi. Semuanya itu berasal dari tanaman dan tumbuhan yang ada di Aceh.

Tiga Varian Aroma Minyeuk Pret
1. Coffee
Varian dengan Aroma Kopi Asli Aceh
Sumber Photo dan Tulisan : www.minyeukpret.com - diedit oleh : www.yellsaints.com
Aceh yang merupakan kota sejuta warung kopi ini sangat identik dengan khas aroma kopi, biasanya aroma ini diminati oleh Kaum Adam. Salah satu keunggulan kopi murni Aceh yaitu bisa menetralisir bau yang tidak sedap. Jadi pilihan minyeuk pret aroma Coffee ini, sangat cocok digunakan oleh pria modern, sehingga menampakkan kemaskulinan dan kemapanan mereka.

2. Seulanga 

Varian dengan Aroma Bunga Khas Aceh - Bungoeng Seulanga
Sumber Photo : www.yellsaints.com
Aroma ini berasal dari bunga kebanggaan Sultan di Aceh, yaitu Bungoeng Seulanga (Bunga Kenanga). Baunya semerbak dengan keharuman khas Aceh, karena biasanya bunga ini digunakan saat upacara adat seperti pernikahan. Baunya lembut dan segar sangat cocok digunakan untuk Kaum Hawa.

3. Meulu
Varian dengan Aroma Bunga Khas Aceh - Bungoeng Meulu
Sumber Photo : www.yellsaints.com
Aroma ini yang menjadi pilihanku, karena aroma bunga melur yang segar menimbulkan sensasi ketenangan. Warna putih dari bunga ini menghadirkan kesan feminisme yang mewah dan elegan. Sangat cocok digunakan dalam nuansa pantai.

Selama ini kita tahunya mengimpor minyak wangi yang berasal dari luar dan kita bangga memakai buatan luar dengan harga mahal tersebut. Padahal sebenarnya bahan baku untuk membuat parfum mahal tersebut berasal dari daerah kita sendiri. Dan cikal bakal parfum kelas dunia itu bahannya berasal dari Aceh.

Jika sudah ada produk Aceh yang mampu mengolah bahan baku dari Alam Tanah Aceh sendiri, kenapa kita tidak mendukung dan menggunakannya? Ini saatnya kita menunjukkan kepada dunia, bahwa Aceh juga mempunyai produk unggulan yaitu minyeuk pret. 

SELAMAT MILAD ke 2 - MINYEUK PRET "Aceh Original Taste".
-- #ProdukUnggulanAceh --

 Minyeuk Pret Blogging Competition 2017

SHARE

About Yelli Sustarina

Blogger Aceh - Suka Traveling - PeramuKata di perawattraveler - Aktif di Komunitas I Love Songket Aceh dan Griya Schizofren Aceh - biru warna favoritnya - "membaca untuk tahu, menulis abadikan bacaanmu".

    Blogger Comment
    Facebook Comment

12 komentar:

  1. Aku penasaran siapa yang akan memenangkan lomba blog minyeuk pret ini, dan seberapa besar efek lomba ini terhadap penjualan minyeuk pret. :-D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehehe, mohon doanya ya mbak, supaya tulisanku termasuk salah satunya. :D

      Hapus
  2. Keren kali nenek Yelli. Orang tua dulu emank banyak ilmunya kan dek.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya kak, mereka belajar dari alam, dan sangat dekat dengan alam.

      Hapus
  3. Dari tulisan ini saya sudah dapat membayangkan bagaimana wangi minyeuk pret ini :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul banget bang, apalagi varian Coffe, cocok banget buat abang tu! Sangat direkomendasikan :D

      Hapus
  4. Minyeuk Pret wanginya juara. Juga jadi semangat anak-anak muda Aceh untuk terus berkarya dan mengharumkan nama Aceh dan Indonesia di mata dunia.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semoga yang nulis juga menjadi juara ya bang! Mohon doanya :)

      Hapus
  5. Narasinya keren, deskripsi dari varian wangi Minyeuk Pretnya kena banget. Salam kenal Kak Yelli, semoga sukses yaa...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waalaikumsalam, Iya, terima kasih sudah berkunjung Aini.

      Hapus
  6. Iya benar yell, bunga2 ini memang banyak manfaatnya. Apalagi bunga seulanga,
    Mampir juga ke sini ya
    http://zuhraasra.blogspot.co.id/2017/04/minyeuk-pret-semerbak-keharuman-dari.html?m=1

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bersyukur kita bisa lahir dan besar di Aceh ya mbak!. Ok mbak, akan segera menuju ke rumahnya mbak, hehehehe

      Hapus

setiap komentar anda_ kebahagiaan bagi saya_ silahkan tulis komentar anda dibawah ini !