Ini Dia Investasi Cerdas Buat Kamu yang Ingin Menikah


Bermula dari keinginan untuk segera melaksanakan sunah Rasulullah yaitu menikah, aku dan calon suami / pacar mulai menabung. Seyogyanya untuk urusan mahar memang sepenuhnya menjadi tanggungan calon suami, entah bagaimana cara mendapatkannya, calon istri hanya menunggu dibawakan mahar dari pihak laki-laki saat proses khitbah (lamaran).

Mahar menjadi salah satu syarat untuk nikah, dan mahar di Aceh tentunya dalam bentuk emas. Ini juga yang banyak menjadi kendala bagi kaum Adam di Aceh, karena mahar yang ditentukan untuk wanita Aceh tergolong tinggi. Kadang mahar ini dibantu oleh orangtua, dan sanak saudara dari pihak laki-laki, namun tidak menutup kemungkinan sang laki-laki sendiri berusaha mencari maharnya.

Selain mahar yang berupa emas, ada hal lainnya yang perlu diinvestasikan sebelum menuju jenjang pernikahan. Ini yang dilakukan calon suamiku, ehemm, ehemm, maksudnya laki-laki yang sedang berkomitment menjalani hubungan yang lebih serius denganku.

Menabung Emas


Aku mengenal tabungan emas melalui persentasi dari pihak pegadaian syariah di seminar Ippho Santosa. Disitu aku mengetahui bahwa emas merupakan investasi yang menguntungkan, karena uang yang ditabung dikalkulasikan dalam bentuk gram emas.

Dengan emas segini, kamu udah bisa melamar gadis Aceh

Tanpa pikir panjang aku meloby calon suami untuk membuka tabungan emas, sebagai investasi modal nikah. Alhamdulillah setelah aku persentasikan selam 5 menit tentang keuntungan investasi ini, dia pun mau membuka tabungan emas.

Mendukung Hobbyku

Hal yang dilakukan berikutnya ialah mendukung 100% hobbyku, yaitu jalan-jalan dan menulis. Untuk jalan-jalan, aku masih terkendala kalau ingin melakukan perjalanan atau trip bersamanya. Soalnya belum sah sih, jadi kami mengajak teman-teman atupun aku yang pergi bersama teman-temanku untuk melakukan jalan-jalan tersebut.

Alhamdulillah, dia nggak melarang-larangku harus ini, nggak boleh itu, jangan pergi bersama ini, cemburu karena si Pulan atau apalah seperti kasus teman-temanku yang dikekang oleh pacar mereka. Baginya selama masih dalam batas yang wajar, dan tujuannya untuk mencari ilmu pengetahuan, dan pengalaman, ok, ok saja, asalkan harus bisa jaga diri tentunya.

Untuk urusan tulis menulis, dia gencar banget untuk mencari informasi lomba atau kompetisi menulis. Dia juga yang memperbaharui tampilan blogku, menjadikan domain berbayar, menjadi editor di setiap tulisanku, dan menjadi pendamping yang  setia ketika aku mau mengambil moment untuk photo-photo pendukung tulisanku.

Membantuku dalam setiap Lomba Blog

Sudah banyak lomba blog yang aku ikuti, dan dari sekian banyak itu baru dua lomba yang mengatarkanku ke juara pertama. Semua itu berkat bantuan dan dukungan darinya.

Memang sih aku baru setahun ini mulai aktif nge-blog, dan baru pasang domain berbayar di akhir tahun 2016. Tapi dengan 2 lomba blog yang mengatarkanku ke juara pertama membuat semangat nge-blogku bertambah terus, apalagia ada support dari si dia. Hobby terasa menyenangkan, apalagi ditambah dengan bonus uang, dan hadiah lainya, enak banget hobby berbayar itu.

Pemberian hadiah berupa emas dalam lomba blog Ayo Menabung Emas

Lomba blog yang sering aku ikuti biasanya lebih tentang meceritakan pengalaman pribadi, seperti lomba blog Sahabat Pagadaian. Cerita tentang calonku yang membuka tabungan emas pegadaian syariah, atas nama diriku sebagai modal untuk nikah, mampu menarik perhatian dewan juri, sehingga menjadikanku juara pertama dari 5 orang juar yang mendapatkan hadiah 5 gram emas.

Para pembacapun juga banyak yang menghubungiku untuk bertanya langsung tentang tabungan emas pegadaian, baik itu menggunakan SMS, chat BBM, WA, LINE, FB maupun langsung secara personal. Terutama bagi mereka yang ingin menikah, mereka kepoin tentang keuntungan membuka tabungan emas pegadaian syariah, dan cara mendaftar sebagai nasabah, macam pegawai pegadaian aja aku saat itu melayani berbagai pertanyaan dari mereka :D.

Menyarankan untuk Mengikuti Kegiatan Positif

Segala bentuk kegiatan positif yang mendukung pengetahuan, dan karirku dia sangat setuju. Setiap bulan dia menglist baik itu lomba blog, workshop atau seminar, pelatihan, yang bisa aku ikuti. Intinya supaya aku menjadi wanita smart, dan berpengetahuan sehingga mudah mendidik anak-anaknya nanti. Kan katanya kepintaran diturunkan dari ibu, benar begitu! 
Workshop tentang investasi cerdas, bisnis sukses

Melaui kegiatan positif inilah pengetahuanku selalu diupdate dengan informasi-informasi baru yang aku terima. Biasanya aku lebih suka ikut kegiatan yang menambah motivasi hidupku, semisal workshop tentang manajemen usaha “Investasi Cerdas, Bisnis Sukses” yang aku ikuti pada tanggal 20 Januari 2017 lalu di Gedung PLUT KUMKM Aceh Besar.

Kemudian setiap kali aku mengikuti kegiatan tersebut, ada sesi diskusinya dengan si dia untuk membahas informasi baru yang aku dapat.  Jika infomasi itu butuh pengaplikasian dalam kehidupan, kami pun mengaplikasikannya secara bersama, ya tentunya mendatangkan hal postiflah bagi kami berdua.

Merencanakan Keuangan

Ini merupakan hal yang baru aku dapatkan setelah workshop manajemen usaha beberapa waktu yang lalu. Di workshop tersebut dijelaskan tentang pentingnya perencanaan keuangan untuk masa depan. Apalagi ceritanya ne, ehem.. yang mau nikah. Tentunya penting dong biar anggaran dari pengahasilannya jelas kemana salurannya.

Nah, di workshop ini aku diajarkan tentang perencanaan keuangan dengan persentase ideal anggaran yang digunakan. Pertama itu untuk Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) sebanyak 2,5%. Selanjutnya diikuti oleh Hutang 30%, Tabungan (Investasi) 10% dan selebihnya untuk kebutuhan pokok.

Aku menjelaskan ilmu ini ke pasanganku, berharap bisa belajar memperaktekkannya untuk keuangan kami masing-masing sebelum nantinya benar menjadi suami istri. Jadi pas waktu dia gajian kemarin, aku membantunya untuk merencanakan keungannya dengan persentase yang sudah ditetapkan. Hitung,, hitung belajar jadi istri, hehehe.

Berdasarkan hal itu, ZIS merupakan hal yang utama dikeluarkan karena itu ialah haknya Allah. Jadi aku menganggarkan sekitar 2,5% dari Rp2.000.000 pendapatannya. Kemudian lanjut ke hutang sekitar 30%, karena disini ada haknya orang lain. Aku memintanya menglist hutang-hutangnya, dan segera untuk melunasinya.

Barulah digunakan untuk ivestasi atau menabung. Disini kami menggunakan tabungan emas pegadaian syariah. Biasanya si dia setelah mendapatkan gajinya langsung ditabung 10% nya di pegadaian syariah, seperti rencana awal tadi, untuk modal nikah, hehehe.

Buku tabungan emas milikku

Barulah terakhir digunakan untuk kebutuhan pokok sebanyak 50%, entah itu untuk makan, beli pakaian atau hal-hal yang menyangkut pangan, sandang, dan papan. Kemudian ada sekitar 7,5% lagi dianggarkan untuk dikirimkan ke orang tuanya.

Belajar membuat perencanaan keuangan 

Itulah beberapa investasi cerdas yang harus kamu punyai sebelum menikah. Bukan hanya mempersiapkan emas saja, tapi kesiapan untuk menjadi seorang pembimbing, dan yang dibimbing dalam membina sebuah keluarga juga harus ada.
SHARE

About Yelli Sustarina

Blogger Aceh - Suka Traveling - PeramuKata di perawattraveler - Aktif di Komunitas I Love Songket Aceh dan Griya Schizofren Aceh - biru warna favoritnya - "membaca untuk tahu, menulis abadikan bacaanmu".

    Blogger Comment
    Facebook Comment

10 komentar:

  1. Emas harganya konsisten y mba,,, dh coba sih aku^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Konsisten dari masa ke masa, jika harga naik, nilainya pun naik.

      Hapus
  2. Konsep nya bagus mba, boleh masukan kah? Ditambahkan Asuransi mba itu penting banget buat keluarga (saya bukan mau jualan asuransi kok hehe, tapi berdasarkan pengalaman 😉

    BalasHapus
    Balasan
    1. o.., iya mbak! Asuransi juga penting lo ya! Makasih udah nambahin

      Hapus
  3. Wah terimakasih mbak. Aku belum pernah nabung emas sih untuk investasi tapi kayaknya patut buat dicoba. hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Perlu banget mba investasi emas, kaena harga emas akan naik menurut kebutuhan, jadi tabungan kita nggak pernah berkurang.

      Hapus
  4. keren mba, sangat meng inspirasi saya juga, jarang" loh ada yang bisa membagi kebutuhan seperti itu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semoga bisa dibuat nanti perencanaan keuangan seperti itu.

      Hapus
  5. Aku dan suami jg udah investasi emas di pegadaian alhamdulillah TFS :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah sudah menerapkan investasi cerdas ya mbak!

      Hapus

setiap komentar anda_ kebahagiaan bagi saya_ silahkan tulis komentar anda dibawah ini !