Yellsaints, Bukan Saint Yang Artinya Wanita Suci Penghuni Gereja


Ketika nama di media sosialku diganti dengan Yell Saints, banyak yang bertanya apa artinya. Aku belum bisa memberikan jawaban yang tepat, tentang makna dari nama itu.

Nama Sosialitaku
Awalnya aku menggunakan nama itu di akun facebook¸ tapi sekarang hampir semua akun media sosialku menggunakan nama Yell Saints, bahkan orang lebih mengenalku dengan sebutan Yell Saints dibandingkan namaku sendiri.

Aku sengaja menyamarkan nama asliku di akun media sosial, selain karena ini adalah ruang publik, aku juga mewanti-wanti orang yang tidak dikenal mencari identitas asliku untuk kepentingan yang tidak diinginkan. Karena banyak pelaku kejahatan berawal dari media sosial. Bukan paranoid sih.., hanya untuk jaga-jaga, kalau kalau ada maksud lain gitukan!

Namun nyatanya menimbulkan berbagai pertanyaaan di kalangan teman-temanku, dan orang terdekatku.

Ketika aku masuk ke universitas, teman-temanku heran saat aku menuliskan akun facebook dan alamat email ku dengan nama Yell Saints. Sempat juga yang bilang;

“Yel, kenapa kamu nggak menggunakan nama asli?”

Aku hanya tersenyum dan menjawab “Aku suka nama itu!”

Terus ada juga yang mengernyitkan dahi saat aku menyebutkan nama itu, ada yang bilang keren, ada yang tertawa dan banyak yang menanyakan apa artinya.

Lagi dan lagi aku hanya bisa tersenyum dan tidak bisa menjelaskan kepada mereka tentang nama itu.

Tapi ada salah seorang temanku yang ngelotot nama akun ku itu harus diubah. Alasannya karena saints dalam bahasa inggris artinya biarawati dan penyembah berhala.

“Kamu harus ubah nama itu, tahu nggak.., itu namanya orang kristen, aku udah cari di kamus bahasa inggris, emang kamu mau disebut orang kristen?!”

Dengan berbagai alasan, dia terus memprovokasiku untuk mengubah nama akunku itu. Sempat aku terpengaruh olehnya, tapi aku croscheck dulu di kamus bahasa inggris, ternyata Saints yang dimkasud di kamus bukan menggunakan S, yaitu saint yang artinya suci.

Dalam pikiranku, “mana artinya orang kristen?”

“Ah..., aku nggak mau mengubahnya lah, lagian itu qan hanya sebuah nama akun”

Berlanjut ke guru les bahasa inggrisku. Dia sempat terkaget saat aku memberikan email dengan nama yellsaint.paris@gmail.com. Kemudian dia juga terkejut saat aku berkomunikasi dengannya menggunkan akun facebook dengan nama yell saints.

“Serius.., namamu itu? koq kayak namanya....... ehmmm, aneh banget ya!”

“Sorry sir, nama asliku Yelli Sustarina, tapi untuk akun media sosialku menggunakan nama yell saints”.

“Koq nggak nama asli? Saint itu qan nama sebutan biarawati untuk penjaga gereja, kamu ini ada-ada aja”.

“Iya sir.., tapi itu qan nggak pakai S, aq qan pakai S. Yell Saints

“Pantasan kamu selalu digin, selalu pakai S”

Kwkwkwkwkw......, suara gelak tawa pun pecah di kelasku.

Tidak hanya itu, teman-teman yang chating denganku melalui akun media sosial sering bertanya tentang asalku. Ada yang menggunakan bahasa inggris, indo dan bahkan menggunkan bahasa yang nggak aku tahu bahasa apa itu.

Dan yang paling mengejutkan ada yang bertanya, apakah aku muslim? What...,? nyatanya photoqu pakai jilbab semua. Lagi dan lagi itu karena nama Yell Saints.

Ada juga yang nggak percaya aku orang indonesia, mereka menuduhku orang Jepang, Amerika, dan China. Katanya wajahku bukan indo, apalagi Aceh, lantas apa..,? Aneh bangetkan...,!

Tapi aku tidak peduli, toh mereka juga nggak kenal aku. Ngapain harus memberikan identitas asli kepada orang yang tidak dikenal, pikirku.

Ternyata tidak sampai disitu. Salah seorang dosen komunikasi di kampus ternama di Kota Madani, sempat menanyakan tentang itu kepadaku. Bahkan dia menanyakannya di dalam sebuah percakapan di group media sosial.

Yell Saints itu apa sih maknanya?”

“Itu bukan nama asliku Pak, Yell Saints punya makna tersendiri yang susah untuk ku jelaskan”.

“Iya, aku tahu nama aslimu, tapi kenapa harus menggunakan nama samaran? Tidakkah kamu mau dikenal dengan nama pemberian nama orang tuamu? Masak kamu mau dikenal nama samaran?”

“Aku punya alasan tersendiri pak!”

“Apapun alasanya, tentu kita harus bangga dengan nama pemberian orang tua”

Aku tahu maksudnya ingin membuat namaku lebih dikenal, tapi bukan nama samaran seperti itu. Tapi bagiku ada sebuah penghargaan jika mereka tahu nama asliku bukan karena bantuan media sosial.

Ini Alasanku

Yell Saints itu nama yang terpikirkan olehku saat aku lagi gila-gilanya dengan para ilmuan, seperti Isac Newton, Einstein, Ibnu Sina, Al-khawarizme, pokoknya mereka yang bergelut di ilmu saint deh.

Aku suka banget membaca buku-buku tentang mereka, dan bahkan aku berkhayal bahwa nanti Air Laut bisa dijadikan pembangkit tenaga listrik, gila nggak tu! Aku sangat tertarik belajar ilmu sain sehingga aku berkeinginan menjadi seorang saintis/ilmuan seperti kakek Newton.

Maka dari itu, aku buatlah nama belakangku dengan Saints. Ini sebenarnya bermaksud untuk memotivasiku menjadi seorang saintis benaran. Sayangnya Allah berkeingnan lain, aku yang awalnya ingin melanjutkan kuliah di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA), ehh.., malah masuk ke Keperawatan.

Tapi nama itu sudah melekat di diriku, bahkan sudah menjadi brand. Orang-orangpun lebih mudah mengingatnya, karena memang panggilanku di kampung “Yell”. Bahkan ketika orang asing yang datang ke kampungku dan menanyakan dimana rumah Yelli, tidak ada yang tahu,  yang mereka tahu ialah yell atau Yell Saints.

Suatu kehormatan bagiku jika mereka mengetahui nama asliku tanpa melihat akunku, itu yang membedakannya mereka yang mengenalku secara dekat di dunia nyata dan dunia maya. 

Semoga menjawab rasa penasaran orang-orang yang bertanya tentang Yell Saints.
Ini Nama  Asliku!

SHARE

About Yelli Sustarina

Blogger Aceh - Suka Traveling - PeramuKata di perawattraveler - Aktif di Komunitas I Love Songket Aceh dan Griya Schizofren Aceh - biru warna favoritnya - "membaca untuk tahu, menulis abadikan bacaanmu".

    Blogger Comment
    Facebook Comment

8 komentar:

  1. Oh jadi begitu alasannya ya. Mungkin supaya lebih tepat lagi sesuai alasan, huruf 't' di 'saints'-nya dihilangkan menjadi 'sains'. Hehe...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makasih omm Cit., tapi, brandingnya udah kemana2 pakai Saints "t". Anggap saja ini maksud nggk kesampaian, hehehe

      Hapus
  2. Namanya unik dan bagus ko. Tapi lebih bagusan nama aslinya menurut saya sihh... :-D

    BalasHapus
  3. oh begitu ternyata kisahnya. Dunia. Kirain yelli pendukung tim sepak bola kota paris. Paris Saint Germain

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehehe., aku pendukungnya Real Madrid iqbal., :D

      Hapus
    2. Layak dipertahankan dukung tim putih dari kota madrid. :D

      Hapus
    3. Yoi..., hidup real Madrid ;)

      Hapus

setiap komentar anda_ kebahagiaan bagi saya_ silahkan tulis komentar anda dibawah ini !